Tanjung Selor – SMKN 1 Tanjung Palas Timur kembali menunjukkan partisipasinya yang aktif dalam upaya pelestarian budaya daerah dengan mengikuti Lomba Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara.
Acara tahunan ini merupakan ajang penting yang tidak hanya mengasah keterampilan fisik siswa, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa. Lomba tahun ini mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah peserta dan variasi sekolah, menjadikan persaingan lebih ketat dan meriah dari tahun-tahun sebelumnya.
SMKN 1 Tanjung Palas Timur mengirimkan delegasi terbaiknya untuk berkompetisi di lima mata lomba yang menguji kekompakan, kecepatan, dan ketangkasan, yaitu:
Tarik Tambang
Bakiak
Lari Karung Estafet
Enggrang Estafet
Sumpit
Meskipun persaingan berlangsung sengit, semangat juang kontingen SMKN 1 Tanjung Palas Timur patut diacungi jempol. Dari seluruh mata lomba yang diikuti, tim berhasil membawa pulang satu gelar kehormatan.
Juara Harapan I dari Mata Lomba Sumpit
Tim Sumpit SMKN 1 Tanjung Palas Timur berhasil meraih Juara Harapan I, sebuah pencapaian yang membuktikan ketepatan, fokus, dan koordinasi yang baik dari para siswa.
Kepala Sekolah, Puji Surya Putra, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas semangat dan perjuangan para siswa. "Partisipasi dalam ajang ini jauh lebih penting daripada sekadar hasil. Ini adalah bukti komitmen kita untuk melestarikan olahraga tradisional dan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan non-akademik mereka," ujar beliau.
Prestasi ini menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus membina bakat siswa, terutama dalam olahraga tradisional. Sekolah berkomitmen untuk terus berpartisipasi dan berupaya meraih hasil yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.
"Melalui olahraga tradisional, kita belajar tentang kerja sama tim, kesabaran, dan ketepatan. Selamat kepada tim Sumpit atas Juara Harapan I yang diraih. Ini adalah awal yang baik. Mari kita jadikan pengalaman berharga ini sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras dan terus mencintai serta melestarikan warisan budaya kita," tutup Musliadi, S.Pd selaku pendamping.
Selamat kepada seluruh siswa yang telah berjuang mengharumkan nama sekolah!